Senin, 28 Juli 2008 sedikitnya 7.000 pendukung pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Tegal, H Ikmal Jaya SE AK-H Habib Ali Zaenal Abidin SE, dari PDI Perjuangan, PPP, PKS, Partai Demokrat, Tim Sukses Habib Ali, Front Pembela Ikmal-Jadi (FPIJ), tim sukses PO Dewi Sri, dan sejumlah elemen masyarakat Kota Tegal, Senin (28/7) kemarin mengantar calonnya ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal untuk mendaftar. Sedangkan target perolehan suara dalam pemilihan walikota mendatang, pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan menang satu putaran dengan suara 77,5 persen.
Sebelum ke kantor KPU, masa pendukung Ikmal-Jadi (Ikmal Jaya-Ali Zaenal Abidin, red) sekitar pukul 08.00 WIB berkumpul di GOR Wisanggeni. Selanjutnya masa berjalan menyusuri Jalan Abimanyu, Jalan Arjuna, Jalan Sumbodro sampai ke kantor KPU. Setelah menyerahkan formulir pendaftaran, tepat pukul 10.00 vWIB, masa kembali ke GOR Wisanggeni melewati Jalan Werkudoro, Jalan Nakula, dan Jalan Abimanyu.
Ketua KPU Kota Tegal, KH Saifudin Zuhri Madrais SAg mengatakan, pengambilan dan pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal akan berakhir pada hari Kamis (31/7) malam, tepatnya pukul 24.00 WIB. Setelah itu, KPU tidak akan menerima pendaftaran lagi dari pasangan calon yang akan mengikuti Pilwalkot 26 Oktober 2008 mendatang. Pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Tegal yang diusung PDI Perjuangan dan didukung PPP, PKS, serta Partai Demokrat, H Ikmal Jaya SE AK-H Habib Ali Zaenal Abidin SE merupakan yang kali pertama menyerahkan formulir. “Sebelum dilakukan penetapan pasangan calon yang akan mengikuti Pilwalkot, kami akan melakukan verifikasi persyaratan administrasi yang telah diserahkan ke KPU. Kalau sampai batas akhir masa verifikasi, ternyata masih ada kekurangan persyaratan administrasi dan yang bersangkutan tidak bisa melakukan perbaikkan. Maka dengan sangat terpaksa kami tidak akan meloloskan dan tidak bisa ikut dalam Pilwalkot,” kata Saifudin.
Calon Walikota Tegal, Ikmal Jaya SE AK, didampingi wakilnya, H Habib Ali Zaenal Abidin SE, saat ditemui usai menyerahkan formulir mengungkapkan, dirinya mentargetkan menang dalam satu putaran dengan perolehan suara 77,5 persen. Alasannya, dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah, PDI Perjuangan di Kota Tegal mendapat suara 47,5 persen. Karena saat sekarang keberadannya didukung PPP, PKS, Partai Demokrat, dan sejumlah elemen masyarakat Kota Tegal, maka logis kalau target perolehan suaranya 77,5 persen. “Target kami maju dalam Pilwalkot adalah untuk membawa Kota Tegal yang lebih baik, dan mensejahterakan masyarakat. Sehingga melalui Gerakan Pembangunan Masyarakat Kota Bahari (Gerbang mas Kota Bahari), kami akan mewujudkan target dan cita-cita kami,” ungkap Ikmal.
Secara terpisah, Ketua Tim Kampanye Ikmal-Jadi, H Edi Suripno menegaskan, usai penyerahan formulir, maka tim kampanye pada hari Rabu (30/7) besok, mengagenda pemeriksaan kesehatan pasangan calon Ikmal-Jadi untuk melengkapi persyaratan administrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sambil menunggu hasil verifikasi administrasi KPU, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan parpol pengusung, dan parpol pendukung, serta elemen masyarakat yang mendukung Ikmal-Jadi untuk membicarakan teknis, agar perolehan suara yang ditargetkan calon walikota bisa
terealisir. “Kami sangat optimis, target suara 77,5 persen bisa terpenuhi. Untuk itu kami minta pada parpol pengusung dan parpol pendukung untuk bisa memaksimalkan mesin partai. Kami juga mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan proses pendaftaran pasangan calon Ikmal-Jadi ke KPU,” tegas
Sumber : Infokom ( Media Informasi PDIP )
=========================================
Ikmal-Jadi Target 77,5 Persen
Label: hasil, ikmal center, ikmal jadi, ikmal jaya, kota tegal, pilkada, profile, Quick Count
Profil H. Ikmal Jaya SE, Ak
H. Ikmal Jaya, SE, Ak, atau lebih dikenal dengan panggilan JAYA, lahir di kota Tegal, 14 Juli 1973, adalah pasangan H. Ismail AD dan H. Rokhayah, dibesarkan dalam lingkungan religius. Menikah dengan Hj. Rosalina, seorang putri Pangkalpinang sebagai pendamping setianya, Ikmal Jaya telah dikaruniai 3 orang putra putri. Yaitu Anis Serliga lahir 7 September 1996, Muhammad Reksa lahir 27 Juni 2000, dan Sakinah Mazidah 17 Februari 2005.
Menamatkan Sekolah Dasar Ikhsaniyah 2 Tegal (1985), kemudian menyelesaikan SMP Negeri 3 Tegal (1988) dan SMA Negeri 1 Tegal (1991). Oleh karena itu, masa kecil dan remaja dihabiskannya di Tegal. Sehingga pemahaman tentang Tegal dengan segala dinamikanya bukanlah hal yang baru. Pendewasaan dan pencarian jati diri diteruskan ketika melanjutkan pendidikannya di Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta (1994) dan Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi pada Universitas Sebelas Maret Surakarta (1997) yang mengantarkannya mendapatkan gelar Kuntan dengan No. Register 18852.
Pada tahun 2003, Ikmal Jaya juga melihat peluang yang sangat terbuka untuk kembali mengembangkan bisnisnya di bidang transportasi di Jakarta. Salah satu keberhasilannya mengelola bus angkutan Bumi Serpong Damai (BSD), Kemang Pratama, Lippo Karawachi, Bintaro Jaya dan Bukit Sentul, armada angkutan ini, pada perkembangannya menjadi embrio dengan apa yang disebut Feeder Bus yaitu bus yang berfungsi memasok penumpang Bus Trans Jakarta (TJ)., dibawah bendera PT. WIFEND DHARMA PERSADA dimana Ikmal Jaya juga bertindak sebagai direktur utama. Ini merupakan prestasi tersendiri karena tidak semua perusahaan dapat berkiprah sebagai bagian dalam proyek megapolitan Trans Jakarta,apalagi hal ini dilakukan oleh perusahaan daerah seperti Tegal.
Keberhasilannya itu kemudian membawa Ikmal Jaya untuk sekaligus menahkodakan perusahaan angkutan terbesar di Kota Tegal yaitu P.O. Dewi Sri sebagai Direktur Utama sampai saat ini. Ikmal Jaya tidak sampai berhenti di bidang bisnis yang telah membersarkan namanya. Di bidang organisasi, keberadaan Ikmal Jaya juga diakui. Tercatat, pada tahun 1998 - 2000, Jaya dipercaya sebagai Wakil Ketua Persatuan Buruh Demokrasi Indonesia Tegal, yang semakin mendekatkan dan mengenalkannya pada dunia politik praktis. Oleh karena itu, pada tahun 2000 - 2005 Jaya dipercaya sebagai bendahara Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota tegal. Dengan demikian dunia politik bukanlah hal yang asing baginya, satu hal yang menjadi keinginanya terjun dalam kepartaian adalah memberikan warna sebagai partai yang visioner, paham dan peka terhadap permasalahan rakyat serta religius sebagaimana karakter masyarakat kota Tegal.
Keinginanya untuk berperan serta mengembangkan kota Tegal, juga dilakukan dengan membentuk Event Organizer (E.O) DJ. Jawa. Kendatipun relatif baru E.O. ini telah menyelenggarakan Fun Rally 2006 dalam rangka menyemarakan Hari Jadi Kota Tegal ke 426 tahun 2006, yang bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia Polresta Tegal dan
sponsorship lainnya. Ini merupakan apresiasi dan dedikasi untuk ikut serta mengabdikan diri untuk Kota Tegal tercinta. Disamping hal tersebut , beberapa kegiatan diantaranya bhakti sosial seperti pembagian sembako, bantuan biaya pengobatan dan khitanan massal merupakan wujud tanggung jawab sosialnya sebagai pengusaha yang secara tidak langsung dibesarkan oleh masyarakat Kota Tegal.
Ikmal Jaya sosok pemimpin Ideal
Diantara yang menarik adalah penentuan beberapa kriteria tertentu mengenai figur yang ideal memimpin Kota Tegal. Berdasarkan komunikasi dan penjaringan aspirasi yang dilanjutkan denan kajian mendalam, H. Ikmal Jaya, SE, Ak, dipandang memenuhi kriteria untuk memimpin kota Tegal.
Pertama, H. Ikmal Jaya, SE, Ak, merupakan putra daerah asli yang teruji dalam memimpin perusahaan yang dikelolanya sehingga merupakan modal besar untuk memimpin kota Tegal.
Kedua, H. Ikmal Jaya, SE, Ak, merupakan muslim yang taat sehingga semua jabatan dianggap sebagai amanah yang harus dijalankan dengan benar dan tidak dikhianati.
Ketiga, H. Ikmal Jaya, SE., Ak, memiliki kepekaan terhadap masyarakat. Sehingga sebagian program yang dijalankanpun untuk kepentingan masyarakat pada umumnya.
Keempat, H. Ikmal Jaya, SE., Ak, memiliki visi dan misi yang tajam dan komprehensip baik dalam bidang sosial kemasyarakatan, pelayanan publik, penegakkan hukum, anti KKN, maupun dalam pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Demikian cuplikan profil H. Ikmal Jaya SE., Ak, semoga karya kecil ini akan semakin medekatkan jalinan silatrahmi yang telah terbangun untuk menyatukan visi.
Sumber : www.koranlokal.com
======================
Label: ikmal jaya, pilkada, profile, tegal, walikota
